Untuk Pemesanan, hubungi:
BBM: 513BF5CA
WhatsApp: +62 - 0821 8939 2843
SMS Only : +62 - 0813 1455 8175
e-mail: pesan@permenasem.com

Manfaat Buah Asem Jawa untuk kesehatan?

manfaat buah asem jawa untuk kesehatan

Tahukah Anda, bahwa asem jawa / asam jawa dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit dan sangat bermanfaat bagi kesehatan?
Mari simak artikel dibawah ini:

Nama Latin: Tamarindus indica, Linn.
Famili : Leguminosae

Nama Lokal :
Tamarind (Inggris); Tamarinier (Perancis); Asam Jawa (Indonesia); Celangi, Tangkal asem (Sunda); Asem (Jawa);

Asam jawa (Tamarindus indica) merupakan sebuah kultivar daerah tropis dan termasuk tumbuhan berbuah polong. Batang pohonnya yang cukup keras dapat tumbuh menjadi besar dan daunnya rindang. Batang pohonnya yang cukup keras dapat tumbuh menjadi besar dan daunnya rindang.

Daun asam jawa bertangkai panjang, sekitar 17 cm dan bersirip genap. Bunganya berwarna kuning kemerah-merahan dan buah polongnya berwarna coklat dengan rasa khas asam. Di dalam buah polong selain terdapat kulit yang membungkus daging buah, juga terdapat biji berjumlah 2 - 5 yang berbentuk pipih dengan warna coklat agak kehitaman.

Kandungan kimia:
Buah polong asam jawa mengandung senyawa kimia antara lain asam appel, asam sitrat, asam anggur, asam tartrat, asam suksinat, pectin dan gula invert.

Buah asam jawa yang masak di pohon diantaranya mengandung nilai:
  • kalori sebesar 239 kal per 100 gram,
  • protein 2,8 gram per 100 gram,
  • lemak 0,6 gram per 100 gram,
  • hidrat arang 62,5 gram per 100 gram,
  • kalsium 74 miligram per 100 gram,
  • fosfor 113 miligram per 100 gram,
  • zat besi 0,6 miligram per 100 gram,
  • vitamin A 30 SI per 100 gram,
  • vitamin B1 0,34 miligram per 100 gram,
  • vitamin C 2 miligram per 100 gram.
Kulit bijinya mengandung phlobatannnin dan bijinya mengandung albuminoid serta pati.

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Asma, Batuk, Demam, Sakit panas, Reumatik, Sakit perut, Morbili, Alergi/biduren, Sariawan, Luka baru, Luka borok, Eksim & Bisul, Bengkak disengat lipan/lebah, Rambut rontok, Gigitan ular bisa.

1. Asma
  • Bahan: 2 potong kulit pohon asam jawa, adas pulawaras secukupnya
  • Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring.
  • Cara menggunakan:  diminum 2 kali sehari
2. Batuk Kering
  • Bahan: 3 polong buah asam jawa, ½ genggam daun saga
  • Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas dan disaring
  • Cara menggunakan:  diminum 2 kali sehari, pagi dan sore
3. Demam
  • Bahan:  1 genggam daun asam jawa, adas pulawaras secukupnya;
  • Cara membuat:  kedua bahan tersebut direbus dengan ½  liter air sampai mendidih, kemudian disaring
  • Cara menggunakan:  diminum 2 kali sehari, pagi dan sore
4. Sakit Panas
  • Bahan:  2 polong buah asam jawa yang telah masak, garam secukupnya
  • Cara membuat:  kedua bahan tersebut disedu dengan 1 gelas air panas, kemudian disaring
  • Cara menggunakan:  diminum biasa
  • Catatan:  bagi ibu hamil tidak boleh minum resep ini
5. Reumatik
  • Bahan:  1 genggam daun asam jawa, 2-3 biji asam jawa (klungsu = jawa)
  • Cara membuat:  kedua bahan tersebut ditumbuk halus
  • Cara menggunakan: dipakai untuk kompres bagian yang sakit
6. Sakit  perut
a. Bahan: 3 polong buah asam jawa yang sudah masak, kapur sirih dan minyak kayu putih secukupnya
  • Cara membuat: semua bahan tersebut dicampur sampai merata
  • Cara menggunakan:  digunakan sebagai obat gosok, terutama pada bagian perut
b. Bahan:  3 polong buah asam jawa, 1 potong gula aren
  • Cara membuat:  kedua bahan tersebut disedu dengan 1 gelas air panas, kemudian disaring
  • Cara menggunakan:  diminum biasa
c. Bahan: 2 polong buah asam jawa, 1 rimpang kunyit sebesar ibu jari, 1 potong gula kelapa
  • Cara membuat: Kunyit diparut, kemudian dicampur dengan bahan bahan lainnya dan diseduh dengan 1 gelas air panas, kemudian disaring
  • Cara menggunakan:  diminum biasa
7. Morbili
  • Bahan:  1 - 2 potong buah asam jawa yang telah masak, 2 rimpang kunyit sebesar ibu jari
  • Cara membuat:  kunyit diparut, kemudian kedua bahan tersebut dicampur sampai merata
  • Cara menggunakan:  digunakan sebagai bedak/obat gosok bagi penderita morbili
8. Alergi/Biduren (Jawa)
  • Bahan: 2-3 golong buah asam jawa yang telah tua, garam secukupnya, ¼ sendok kapur sirih.
  • Cara membuat: semua bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas dan disaring
  • Cara menggunakan:  diminum 2 kali sehari, pagi dan sore
9. Sariawan
  • Bahan: 2 polong buah asam jawa, 2 rimpang temulawak sebesar ibu jari, 1 potong gula kelapa.
  • Cara membuat: semua bahan tersebut direbus sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring.
  • Cara menggunakan:  diminum biasa.
10. Luka baru
  • Bahan: daun asam jawa secukupnya
  • Cara membuat: daun asam jawa dikunyah sampai lumat
  • Cara menggunakan:  ditempelkan pada luka
11. Luka borok
  • Bahan:  beberapa biji asam jawa  (klungsu = jawa)
  • Cara membuat:  biji asam jawa ditumbuk halus
  • Cara menggunakan:  ditempelkan pada luka, kemudian diperban
12. Eksim dan Bisul
  • Bahan:  1 genggam daun asam jawa yang masih muda (sinom = jawa), 2 rimpang kunyit sebesar ibu jari
  • Cara membuat:  kedua bahan tersebut ditumbuk sampai halus
  • Cara menggunakan:  ditempelkan pada bagian yang sakit
13. Bengkak karena disengat lipan atau lebah
  • Bahan:  3 - 5 biji asam jawa dan minyak kayu putih secukupnya
  • Cara membuat:  biji asam jawa ditumbuk halus
  • Cara menggunakan:  bagian yang bengkak dibersihkan terlebih dahulu dengan kain yang dibasahi dengan minyak kayu putih,  kemudian ditaburi/ditempeli dengan bubukan biji asam jawa tersebut.
14. Mencegah rambut rontok
  • Bahan:  beberapa biji asam jawa
  • Cara menggunakan:  sebelum keramas dengan shampo, kepala dipijit-pijit terlebih dahulu dengan buah asam jawa yang telah masak yang dicampur sedikit air. Kemudian rambut dicuci bersih
15. Gigitan ular biasa
  • Bahan:  beberapa biji asam jawa
  • Cara membuat:  biji asam jawa dibelah menjadi dua
  • Cara menggunakan:  belahan biji bagian dalam ditempelkan pada luka bekas gigitan ular tersebut. Jumlah biji yang digunakan sesuai dengan kebutuhan.